Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan melakukan monitoring terhadap program Sekolah Adiwiyata di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nahdlatul Nasyiin III, Kecamatan Pegantenan, Selasa (27/1/2026). Monitoring ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Pamekasan, Mawardi, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah, Badrus Shomad dan pengawas madrasah setempat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memantau prospek madrasah Adiwiyata di Kabupaten Pamekasan serta meninjau kesiapan madrasah menuju penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi tahun 2027 mendatang. Dalam kunjungan tersebut, tim monitoring meninjau berbagai program lingkungan hidup yang telah dijalankan oleh madrasah.

Kepala Kemenag Pamekasan, Mawardi, mengaku terkesan dengan kreativitas yang ditunjukkan oleh MI Nahdlatul Nasyiin III. “Saya sangat mengapresiasi inovasi madrasah ini. Salah satu produk unggulan dari hasil program Adiwiyata, yaitu Keripik Kulit Singkong, menunjukkan bahwa kegiatan lingkungan bisa dikaitkan dengan pengembangan kewirausahaan siswa,” ujar Mawardi.
Selain itu, Ia menyampaikan pesan penting selama monitoring. Ia menekankan agar seluruh madrasah terus mengintegrasikan pendidikan lingkungan dalam proses belajar mengajar, meningkatkan partisipasi siswa, dan memanfaatkan potensi lokal sebagai media pembelajaran. “Adiwiyata itu juga sarana membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini,” imbuhnya.
Kedatangan Mawardi beserta jajaran disambut antusias oleh puluhan siswa. Para siswa tampak berinteraksi langsung dengan Mawardi, menunjukkan hasil karya mereka, serta menjelaskan kegiatan ramah lingkungan yang telah dijalankan di madrasah.
Mawardi berharap keberhasilan madrasah dalam meraih Adiwiyata Kabupaten menjadi langkah awal yang strategis menuju tingkat provinsi, sekaligus praktik terbaik MI Nahdlatul Nasyiin III dapat dicontoh oleh madrasah lain dalam menciptakan inovasi serupa yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan monitoring ditutup dengan pemberian arahan tentang penguatan administrasi, dokumentasi program, dan evaluasi berkelanjutan. Mawardi menegaskan, “Dengan komitmen dan kerja sama semua pihak, kita optimistis Pamekasan akan memiliki lebih banyak madrasah Adiwiyata yang berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional pada masa mendatang.”


calendar_today 2026-05-01
visibility 77
calendar_today 2026-04-30
visibility 30
calendar_today 2026-04-29
visibility 52
calendar_today 2026-04-27
visibility 163
calendar_today 2026-04-23
visibility 54
calendar_today 2026-04-23
visibility 39