account_circle admin
calendar_month 11 March 2025

KUA Proppo Gelar BRUS Angkatan 7 di SMKN 1 Proppo, Bekali Remaja dengan Wawasan Hidup

Pamekasan, 11 Maret 2025 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Proppo kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Angkatan 7 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Proppo, Pamekasan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali remaja dengan wawasan yang komprehensif mengenai kehidupan sosial, pendidikan, serta pencegahan pernikahan dini.

Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Proppo, Drs. H. Kholid, MM., yang didampingi oleh Penyuluh Agama Islam, staf KUA Proppo Pamekasan, serta perwakilan dari SMKN 1 Proppo. Para peserta yang merupakan siswa-siswi sekolah tersebut mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, para peserta turut serta dalam Zoom Meeting Launching Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Regional Jawa Timur Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur dan berpusat di MAN Sidoarjo. Dalam sesi tersebut, disampaikan pesan-pesan progresif yang menjadi bekal penting bagi para remaja dalam menghadapi tantangan kehidupan.

Salah satu poin utama yang ditekankan adalah bahwa dalam menjalani kehidupan, seseorang tidak hanya cukup mempertimbangkan aspek benar, tetapi juga aspek baik. Selain itu, disampaikan pula bahwa tingkat pendidikan memiliki hubungan erat dengan kondisi ekonomi seseorang, sehingga penting bagi generasi muda untuk terus mengutamakan pendidikan guna meningkatkan kesejahteraan di masa depan.

Sebagai tindak lanjut dari Zoom Meeting, KUA Proppo melalui Penyuluh Agama Islam menyampaikan materi penguatan mengenai pencegahan pernikahan dini. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai batas minimal usia pernikahan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perkawinan No. 16 Tahun 2019. Selain itu, dijelaskan pula dampak negatif pernikahan dini dari berbagai aspek, di antaranya:

  • Biologis: Risiko kesehatan akibat kehamilan di usia muda.

  • Psikologis: Ketidaksiapan mental dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

  • Ekonomi: Keterbatasan dalam mencari nafkah karena kurangnya pendidikan dan keterampilan.

  • Sosial: Potensi konflik dalam rumah tangga akibat ketidaksiapan emosional dan finansial.

Dengan adanya kegiatan BRUS ini, KUA Proppo berharap para remaja dapat memahami pentingnya pendidikan sebagai modal utama dalam membangun masa depan yang lebih baik. Selain itu, diharapkan mereka memiliki wawasan yang lebih luas dalam mengambil keputusan yang bijak dalam kehidupan, terutama dalam hal pernikahan dan kesiapan menjalani kehidupan dewasa.

Kegiatan semacam ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan bahwa generasi muda memiliki bekal yang cukup dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Dengan bimbingan yang tepat, mereka diharapkan mampu menjadi individu yang lebih matang, bertanggung jawab, dan siap membangun masa depan yang cerah.

Komentar