Pamekasan – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tlanakan mengadakan Kajian Kontekstual Ramadhan (KURMA) sebagai bagian dari program penguatan spiritual selama bulan suci. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai Ramadhan melalui berbagai tema yang kontekstual dan aplikatif.
Edisi perdana KURMA dilaksanakan pada Kamis, 6 Maret 2025, dengan mengangkat tema "Ramadhan dan Spirit Ibadah". Kajian ini menghadirkan H. Abdul Hannan, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tlanakan, sebagai pemateri utama. Dalam kajiannya, beliau menyampaikan bahwa puasa memiliki tiga tingkatan sebagaimana dijelaskan oleh Imam Al-Ghazali.
Pertama, puasa kaum awam, yaitu puasa yang hanya menahan lapar, haus, serta tidak melakukan hubungan suami istri. Kedua, puasa kaum khusus, yaitu menahan diri tidak hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari perbuatan maksiat. Ketiga, puasa kaum yang sangat khusus, yakni tidak hanya menjaga fisik dari dosa, tetapi juga menjaga hati agar selalu mengingat Allah.
Kegiatan KURMA ini disambut baik oleh seluruh peserta, yang terdiri dari staf, penyuluh, dan karyawan KUA Kecamatan Tlanakan. Mereka mengikuti kajian dengan antusias, mengingat pentingnya memahami esensi puasa secara lebih mendalam. Dengan adanya kajian ini, diharapkan para peserta dapat mengamalkan ibadah puasa dengan lebih baik dan penuh kesadaran spiritual.
Secara terpisah, Kepala KUA Kecamatan Tlanakan menyampaikan bahwa kegiatan KURMA bertujuan untuk meningkatkan wawasan keagamaan pegawai di lingkungan KUA. Ia berharap kajian ini dapat menjadi agenda rutin selama bulan Ramadhan, sehingga mampu memperkuat nilai-nilai ibadah dan mempererat kebersamaan di antara para pegawai.
calendar_today 2026-05-04
visibility 99
calendar_today 2026-05-01
visibility 166
calendar_today 2026-04-30
visibility 41
calendar_today 2026-04-29
visibility 66
calendar_today 2026-04-27
visibility 181
calendar_today 2026-04-23
visibility 57