Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur telah resmi membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2025, yang berlangsung dari Rabu hingga Jumat, tanggal 15 hingga 17 Januari. Dengan tema "Menyatukan Langkah, Mewujudkan Daya Saing Umat untuk Kemaslahatan Masa Depan," acara ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang sebelumnya dihelat, serta bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja tahun 2024 dan penandatanganan Perjanjian Kinerja untuk tahun depan.
Rakerwil kali ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari Kepala Bidang, Pembimbing Masyarakat, dan Kepala Kantor Kemenag se-Jawa Timur, ditambah 10 panitia yang bertugas. Materi disampaikan oleh narasumber yang berkualitas, termasuk perwakilan dari Dodikjur Rindam V Brawijaya, Biro SDM Aparatur, dan Biro Ortala Sekretariat Jenderal Kementerian Agama. Hal ini menggambarkan komitmen Kemenag untuk menghadirkan diskusi yang produktif dan bernilai tinggi dalam upaya pembenahan organisasi.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, menekankan pentingnya penerapan tema Rakerwil 2025 dalam konteks lingkungan regional. Ia menggarisbawahi bahwa upaya untuk mewujudkan daya saing umat sangat diperlukan guna menghadapi tantangan yang kompleks di masa depan.
Rakerwil tersebut dibagi menjadi tiga bab utama. Bab pertama berisi analisis situasi global dan nasional, mencakup isu-isu mendesak seperti perubahan iklim, kemajuan teknologi khususnya dalam bidang Artificial Intelligence (AI), serta dinamika geopolitik yang terjadi. Sementara itu, bab kedua berfokus pada peningkatan layanan transformatif dan maslahat keagamaan dengan menekankan tiga fungsi utama, yakni agama, pendidikan, dan tata kelola. Bab ketiga menuntut proyeksi serta langkah konkret untuk menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang yang ada.
Bahtiar menegaskan bahwa penyusunan Rencana Strategis (Renstra) untuk tahun 2025-2029 tengah dilakukan oleh Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. Ia mengingatkan bahwa pencapaian target kinerja yang termuat dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2025 harus menjadi tanggung jawab masing-masing pimpinan satuan kerja, di mana mereka diharapkan untuk melaksanakan dan merealisasikan target tersebut dengan sebaik-baiknya.
Selain itu, Kepala Kanwil juga menekankan pentingnya pemetaan oleh para Kepala Kantor Kemenag agar Perjanjian Kinerja dapat terwujud secara efektif. Rencana aksi harus disusun sesuai dengan format yang telah ditentukan, dan disertai dengan Dialog Kinerja sebagai sarana evaluasi.
Rakerwil 2025 kali ini mengadopsi pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana kegiatan tidak dilangsungkan di hotel, tetapi di Depo Pendidikan Kejuruan (Mako Dodikjur) Resimen Induk Kodam V/Brawijaya Kota Malang. Uniknya, peserta menginap di barak dan mengikuti pelatihan militer, tanpa pendamping. Hal ini bertujuan untuk menanpakan sikap mandiri dan membentuk mental serta fisik peserta.
Rakerwil ini diharapkan berfungsi sebagai momentum strategis untuk menyatukan langkah dan meningkatkan kualitas layanan Kementerian Agama di Provinsi Jawa Timur. Dengan semangat kolektivitas dan komitmen yang kuat untuk mengembangkan daya saing umat, Kemenag bertekad menciptakan kemaslahatan yang berkelanjutan di masa depan.
calendar_today 2026-05-04
visibility 101
calendar_today 2026-05-01
visibility 166
calendar_today 2026-04-30
visibility 42
calendar_today 2026-04-29
visibility 66
calendar_today 2026-04-27
visibility 181
calendar_today 2026-04-23
visibility 57