account_circle admin
calendar_month 05 March 2025

Syiar Ramadhan 1446 H: Penyuluh Agama Islam Pamekasan Kolaborasi dengan Radio untuk Dakwah Ramadan

Pamekasan – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1446 H, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan menggelar program Syiar Ramadhan. Program ini berkolaborasi dengan dua radio ternama di Pamekasan, yakni Ralita FM dan Karimata FM, untuk menyampaikan dakwah Islam kepada masyarakat selama bulan Ramadan.

Salah satu sesi kajian dalam program ini diisi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tlanakan, Abd. Hannan, yang membahas tema Keutamaan Bulan Ramadhan dan Hikmah Puasa. Dalam kajiannya, ia mengulas berbagai keutamaan Ramadan yang bersumber dari kitab kuning (kitab klasik), di antaranya:

  1. Ramadhan sebagai Bulan Penuh Keberkahan
    Dalam Kitab Lathã'if al-Ma'ãrif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali, disebutkan:

Artinya: "Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan penuh berkah. Allah mewajibkan kalian berpuasa di dalamnya. Pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup,dan setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan.Barang siapa terhalang dari kebaikannya, maka sungguh ia telah terhalang dari keberkahan." (HR.Ahmad, An-Nasa'i, dan Al-Baihaqi).

  1. Malam diturunkannya Lailatul Qadar

Dalam Kitab Tafsir Ibnu Katsir, saat menjelaskan Qs. Al-Qadr:3

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ۝٣

Artinya: "Maksudnya, amal ibadah yang dilakukan pada malam itu lebih baik daripada amal selama seribu bulan yang tidak memiliki Lailatul Qadar." Ramadan menjadi istimewa karena di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, di mana setiap doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT.

  1. Ramadhan sebagai Pintu Menuju Surga
    Dalam Kitab Riyadus-Salihin karya Imam An-Nawawi, disebutkan hadist:

Artinya: "Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang disebut Ar-Rayyan, yang hanya akan dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa pada hari kiamat nanti."(HR. Bukhari & Muslim).

 

  1. Ramadhan sebagai Bulan Kesabaran dan Jihad
    Dalam Kitab Ibya' 'Ulüm ad-Din karya Imam Al-Ghazali, beliau menyebutkan:

Artinya:"Ketahuilah bahwa puasa itu ada tiga tingkatan: puasa orang awam, puasa orang khusus, dan puasa orang yang sangat khusus."

Beliau menjelaskan bahwa puasa bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari dosa dan hawa nafsu, yang merupakan bentuk kesabaran dan jihad melawan diri sendiri.

  1. Orang yang melaksanakan umrah pada bulan ramdhan makan mendapat pahalsa seperti melakukan haji
    Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya umrah dibulan Ramadhan sama dengan pahala haji," (HR Bukhari)

  1. Puasa bulan Ramadhan adalah sebagai penebus dosa hingga datangnya bulan ramadhan berikutnya.
    Rasulullah SAW bersabda:

"Jarak antara shalat lima waktu, shalat jum'at dengan jum'at berikutnya dan puasa Ramadhan dengan Ramadhan berikutnya merupakan penebus dosa-dosa yang ada diantaranya, apabila tidak melakukan dosa besar,"(HR Muslim).

Dengan demikian, Ramadan adalah bulan istimewa yang seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan ibadah dan ketakwaan kepada Allah.

Program Syiar Ramadhan ini diharapkan dapat menjadi sarana dakwah yang efektif dalam meningkatkan pemahaman agama Islam di tengah masyarakat. Dengan adanya siaran radio, jangkauan dakwah menjadi lebih luas sehingga pesan-pesan kebaikan dari bulan Ramadan dapat tersampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat di Pamekasan dan sekitarnya.



Komentar